0853-9630-6688 / 0857-0237-4674 cs.tokoplusplus@gmail.com

Setelah beberapa lalu Anda telah membaca yang page 1, kini kami akan melanjutkan untuk page 2 nya. Yaitu, cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Penis Patah

Pernahkah Anda mendengar tentang patahnya penis?

Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2) yang pertama adalah penis patah. Faktanya adalah, penis memang tidak bisa patah atau retak. Hal itu terjadi karena dalam susunan jaringan penis sama sekali tidak terdapat tulang. Namun pada kejadian penis patah adalah ketika penis dalam keadaan ereksi maksimal, kemudian entah sengaja ataupun tanpa sengaja tertekuk, maka kerusakan akan terjadi apa rongga pembuluh darah di dalam penis. Hal inilah yeng menyebabkan penis kemudian tak dapat berdiri karena penis tidak bisa mendapatkan suplai darah ke penis. Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Jadi, ketika suatu saat Anda mendengar bunyi popping dan / atau retak pada saat bersenggama, kemudian diikuti teriakan kesakitan pasangan Anda secara tiba-tiba, maka itulah yang dimaksud dengan penis patah. “tempelkan es di atasnya segera,” saran Dr. Moore. Kemudian bawalah pasangan Anda segera ke rumah sakit atau UGD untuk mendapatkan pertolongan dan perbaikan pada jaringan-jaringan yang rusak

Kebanyakan patahnya penis terjadi ketika Anda melakukan Woman On Top (WOT). Jadi hati-hatilah saat Anda ingin melakukan posisi tersebut. Namun, sebuah study kecil mengungkapkan bahwa patahnya penis sangat jarang terjadi, terlebih pada pasangan setia, karena setiap dari pasangan sudah mengetahui bagaimana cara memperlakukan jagoannya.

Berbeda dengan pasangan baru yang kebanyakan belum menemukan servis-servis terbaiknya pada masing-masing pasangan.

Pelihara setamina Anda Saat Bercinta, Dengan Lhiformen

Kram Otot

cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2) selanjutnya adalah kram otot. Seks adalah aktivitas fisik, sehingga apabila suatu saat Anda merasakan pegal-pegal pada pinggang atau pada bagian lainnya, itu merupakan hal yang dapat dibilang wajar. Namun, bagian yang seringkali mengalami kram saat bersenggama, justru pada bagian paha dan betis. Dan jangan heran ketika paha atau betis Anda mengalami kram, dan tingkat rasa sakit yang Anda rasakan lebih tinggi dibandingkan dengan ketika Anda mengalami kram saat jogging atau berrenang.

“Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan berjalan-jalan santai, meregangkan otot, dan dengan menggunakan obat penghilang rasa sakit”, kata Dr. Moore. “Bisa memakan waktu dari beberapa jam sampai hari untuk merasa lebih baik,” catatnya. Sedangkan untuk menghindari cedera ini, Anda bisa sering berpindah posisi, sehingga tubuh Anda tidak dalam satu pose terlalu lama dan otot tidak akan kempes sebagai hasilnya.

Menambah atau memperbesar ukuran penis bukan hal yang mustahil, buktikan dengan Zhang Power

Keseleo

cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Pada saat Anda mencoba posisi atau gaya seks yang sangat berbeda dari kebiasaan Anda selama ini, Anda bisa saja mengalami beberapa cedera, tak terkecuali keseleo. Ini dapat disebabkan banyak faktor. Salah satunya adalah karena posisi seks yang Anda coba lakukan ternyata membutuhkan banyak sekali tenaga otot, sedangkan Anda tak mempunyai cukup banyak tenaga untuk melakukan hal itu, sehingga terlalu memaksakannya. Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

“Cedera jari sangat umum terjadi, bisa karena mereka tertekuk ke belakang atau ditempatkan pada posisi yang aneh, dan itu dapat mengakibatkan ketegangan atau keseleo,” kata Dr. Moore.

Jika Anda merasakan rasa sakit setelah berhubungan seks, memar, atau bengkak, untuk sekedar pertolongan pertama letakkan saja es di atas bagian tubuh yang terasa sakit tersebut. Jika gejalanya tak kunjung berkurang dalam beberapa hari, atau justru sebaliknya semakin memburuk, segeralah ke dokter untuk segera mengkonsultasikannya. Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Menambah ukuran, Mengeraskan ereksi, Menambah durasi. 3 in 1 on Magic Oil

Trauma Kepala

cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Tak hanya pemain sepak bola atau pekerja proyek gedung saja yang berresiko mengalami cedera kepala. Anda pun juga harus waspada, karena pada saat lampu telah padam dan Anda berada dalam kegelapan bersama pasangan Anda, maka apapun dapat terjadi. Apalagi ketika aksi Anda semakin memanas, tidak ada seorang pun yang rela untuk mengesampingkan kenikmatan bercinta hanya karena sibuk memperhatikan kepala masing-masing. Akibatnya adalah meningkatnya resiko kepala terbentur ujung ranjang atau bisa juga ke tembok. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit dan pusing yang serius. Kebanyakan hanya sebagai cedera biasa yang akan segera pulih dalam beberapa menit, namun bisa saja yang Anda alami dapat mengakibatkan efek yang lebig serius, gagar otak misalnya.

Ketika hal tersebut terjadi, ada baiknya untuk Anda hentikan sejenak aktifitas seks Anda. Ambillah sepotong kain, kemudian ikatkan di kepala. Hal ini dapat mengurangi pembengkakan dan membantu menghentikan pendarahan. Apabila dalam 2-3 hari rasa sakit seperti pusing dan mual masih ada, pergi dan temuilah dokter untuk memeriksanya. Karena hal itu merupakan salah satu indikasi gagar otak. Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Buktikan sensasi Crot melimpah, tembakan sampai kepala, SCOUNT!!!

Lecet karena gesekan

cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Berhubungan seks tidak selalu dilakukan di atas ranjang. Ada kalanya semua terjadi secara spontan sehingga Anda bersama pasangan enggan untuk berpindah ke ranjang dan lebih memilih untuk melanjutkannya ditempat semula. Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Lantai ruang tengah salah satunya. Pada saat sedang menonton sebuah film misalnya, tiba-tiba libido Anda berdua meningkat sehingga Anda memutuskan untuk melakukan eksekusi di TKP. Padahal tempat dimana Anda berbaring hanyalah karpet yang kasar. Meskipun hal itu tak mengurangi hasrat Anda untuk bercinta, tapi ada baiknya untuk Anda berhati-hati.

Mengapa demikian? Itu karena Anda bisa saja mengalami yang namanya luka lecet kulit atau trauma kulit akibat bergesekan dengan karpet atau terlalu lama bertumpu pada karpet dengan posisi yang tetap. Ini menyebabkan memerahnya permukaan kulit dan bisa saja permukaan kulit akan terkelupas. Memang tak begitu serius, tapi jika Anda mengalaminya tentu sangat tidak nyaman bujkan. Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Tapi, jika Anda sudah terlanjur mengalaminya, anda dapat melakukan pertolongan pertamanya. Yaitu dengan membersihkan luka tersebut dengan air bersih yang mengalir, kemudian bersihkan dari jaringan kulit yang rusak sehingga tersisa luka gores yang terbuka. Kemudian Anda dapat menutup lukanya dengan perban atau sejenisnya agar terhindar dari infeksi.

Dan lain kali ketika Anda ingin melakukannya lagi di atas karpet, Dr. Moore menyarankan untuk mengalasinya lebih dulu dengan selimut untuk menghindari cedera serupa.

Yuk kepoin, berapa lama rata-rata durasi bercinta orang dewasa???

Serangan Jantung

cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2)

Yang paling serius dari cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2) terkait berhubungan seks adalah serangan jantung. (kita setuju bahwa kerusakan penis sangat mengerikan, tapi itu bukan hidup atau mati.) “Untuk bisa melakukan hubungan seks, dibutuhkan tingkat kebugaran tertentu. Jadi jika Anda termasuk orang yang sudah terindikasi jantung, mohon mengertilah,” kata Dr. Moore. Jadi, jika Anda pernah mengalami serangan jantung di masa lalu atau masalah kardio mayor lainnya, tanyakan kepada dokter Anda untuk mengetahui apakah Anda dapat melakukan hubungan seks bersama pasangan dengan aman atau tidak.

Dalam penelitiannya, Dr. Moore mencatat bahwa banyak sekali korban dari serangan jantung saat  melakukan hubungan seks pertamanya, dan itu terutama berlaku untuk pria. Pada kenyataannya, serangan jantung tidak seperti rasa nyeri pada dada secara tiba-tiba, kemudian tangan mencengkeram secara dramatis seperti di film. Namu, tanda yang harus dicermati adalah penyempitan atau tekanan di dada secara mendadak, serta mual, pusing, dan sesak napas. Jadi jika Anda atau pasangan Anda memiliki ketidaknyamanan pada area sekitar dada, maka segeralah Anda bawa ke dokter dengan aman dan tanpa menunda-nunda lagi.

Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 1)

Demikian adalah Cedera Paling Umum Saat Berhubungan Intim, Serta Cara Mengatasinya (Page 2). Semoga dapat bermanfaat. Terimakasih.